21
2009
Jika ada pertanyaan kulit atau isi maka jawaban apakah yang akan diberikan? *wealah ujug-ujug kok tanya milih kulit atau isi, kalau saya ya jelas milih kedua-duanya dunk*. Lha kalo anda mili apa? jawabannya terserah anda walaupun kesan pertama tidak menggoda….
Latar belakang dibalik pertanyaan Kulit atau Isi adalah adanya kesadaran (baru nyadar maksudnya) ternyata selama 1 minggu lebih saya berkutat dengan kulit sehingga isi menjadi terlupakan. Kulit yang saya maksud adalah tampilan luar/thema (=themes) bagi blog baru saya sedangkah isinya saya lupakan. Selama 1 minggu lebih tersebut hanya 1 posting–itupun hanya posting pembuka. Belum lagi blog yang lain yang juga terbengkalai sehingga alexa rank-nya naik dengan suksesnya. Akibat yang lain adalah terganggunya aktivitas blogwalking.
Terus dengan argumen tersebut kulit menjadi tidak penting karena membuat terlena? Tentu saja kulit juga penting, karena dengan kulit inilah yang menjadi daya tarik bagi pengunjung –emang ono pengunjunge?– Dari dari kulit ini jugalah jatidiri dari pemilik dan tujuan dihidupkannya blog menjadi terlihat.
Kesimpulannya, ternyata perlu keseimbangan perhatian terhadap kulit dan isi. keseimbangan bukan berarti membagi menjadi 2 sama persis, akan tetapi disesuaikan dengan kandisi dan keadaan serta tetap melakukan perencanaan dan evaluasi….yah kalo orang pinter bilang pake prinsip PDCA.
No Comments »
RSS feed for comments on this post. TrackBack URL
